oleh

Respon Keluhan Masyarakat, Ketua DPRD Manggarai Pantau Pengerjaan Lapen di Wae Ri’i

FLORESNEWS.ID, Manggarai, Ketua DPRD Manggarai, Matias Masir memantau langsung proses pembangunan jalan lapisan penetrasi (Lapen) di Ndehes Desa Compang Ndehes, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Rabu (13/10/2021) Pagi. Mendapat keluhan dari masyarakat, Matias turun lansung hendak memastikan jenis material yang digunakan oleh kontraktor pelaksana.

Pantauan Flores News, legislator asal Dapil IV (Cibal, Cibal Barat, Reok dan Reok Barat) itu tampak berjalan kaki sepanjang ruas jalan yang sedang dikerjakan. Ia sesekali mengecek tumpukan material jenis batu yang hendak digunakan.

Sampai di ujung lokasi proyek, Matias berpapasan langsung dengan kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas serta para buru yang sedang bekerja. Kepada kontraktor pelaksana Matias meminta agar pembangunan jalan itu harus dikerjakan dengan baik sesuai spesifikasi dan aturan yang berlaku.

“Jangan tersinggung kalau saya datang tegur. Saya ingin mengontrol dan mengawasi agar dikerjakan dengan baik. Kalau hasilnya buruk, maka yang rugi masyarakat, dan kontraktor harus kerja ulang,” kata Matias.

Usai melakukan pantauan, kepada media ini Matias Masir menjelaskan, kedatangannya tersebut untuk melakukan pengawasan dan kontrol terhadap proyek pembangunan pemerintah. Hal ini sesuai dengan tugas dan kapasitasnya sebagai anggota legislatif.

Sementara untuk proyek jalan segmen Bengkang-Ndehes ini, sebelumnya Matias mendapatkan informasi berupa keluhan dari masyarakat. Keluhan itu terkait sistem kerja dan jenis material yang digunakan. Masyarakat sekitar kata dia, menduga material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi.

“Tugas kami adalah mengawasi apakah pekerjaan proyek sudah sesuai aturan atau tidak. Artinya, kualitas pekerjaan harus benar-benar sesuai spesifikasi. Sehingga tidak merugikan kontraktor dan masyarakat penerima manfaat,” jelasnya.

“Seperti yang kita lihat di lokasi material yang sudah disediakan cukup bagus dan sistem pengerjaannya juga cukup baik. Karena itu saya berharap agar konsultan pengawas juga harus aktif memantau di lapangan. Sehingga kontraktor pelaksana dapat bekerja sesuai dengan spesifikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Marsel Jebatu selaku konsultan pengawas dalam proyek tersebut menjelaskan material yang digunakan oleh kontraktor pelaksana sudah sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

“Jadi semua material yang ada di pekerjaan ini adalah materialnya sesuai dengan quarry yang ditetapkan di dalam rabnya mereka dan itu dari quarry Wae Reno,” kata Marsel.

Terkait keluhan masyarakat yang disampaikan kepada ketua DPRD Manggarai, Marsel mengatakan bahwa untuk menguji kelayakan dari material yang digunakan adalah menggunakan standar yang ditentukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai. Sementara kontraktor selaku rekanan wajib menggunakan material sesuai dengan yang telah ditentukan.

“Untuk layak apa tidak ini kan kita berdasarkan hasil lab. Dan itu kan hasil labnya PU juga, gitu. Nah hasil lab-nya PU ini kan memang ditekankan untuk semua paket baik itu DAK maupun DAU harus mengambil material dari quarry yang telah ditentukan,” kata Marsel.

Marsel mengatakan, dirinya dengan tegas melarang apabila kontraktor mengambil material di luar dari quarry yang ditentukan. Sebab hal itu akan berdampak buruk pada kualitas proyek yang dikerjakan.

“Dan quarry ini berdasarkan hasil Lab yang ditentukan oleh PU kita punya. Nah yang kita larang mereka kalau mengambil material diluar dari quarry yang ditentukan. Hampir semua material diambil dari quarry yang telah ditentukan,” tutupnya.

Untuk diketahui, proyek peningkatan jalan Lapen yang kerjakan oleh tersebut merupakan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintahan Kabupaten Manggarai, dengan pagu anggaran sebesar Rp400.000.000 dengan Volume 380 meter.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Wae Dalit Indah sebagai kontraktor pelaksana dengan Konsultan Pegawas PT. Kencana Adya Danswara dengan waktu pengerjaan selama 120 hari kalender. (Arl 05/FN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed