oleh

Kembali Berulah, Residivis Curas di Labuan Bajo Berhasil Diamankan

-Hukrim, News-437 views

FLORESNEWS.ID,MABAR – Tim Jatanras Komodo Polres Mabar berhasil membekuk pelaku pencurian disertai kekerasan (Curas), MN (40) dikediamannya di Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Mabar, Minggu (28/11/21) sekitar pukul 20.45 WITA. MN diketahui merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama pada 2019 lalu.

Pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/191/XI/2021/SPKT/NTT/Res Mabar/Polda NTT, terkait kasus pencurian disertai kekerasan yang menimpah korban HH (17) beberapa waktu lalu di objek wisata Pantai Kelumpang Labuan Bajo.

Dalam siaran persnya, Kapolres Mabar, Felli Hermanto melalui Kasat Reskrim Yoga Darma Susanto mengatakan, pelaku ditangkap usai melakukan pencurian disertai kekerasan terhadap HH (17), warga Kelurahan Waekelambu, Kecamatan Komodo. Ketika itu korban sedang bersama pacarnya CL (16), di objek wisata Pantai Kelumpang Labuan Bajo pada tanggal 23 November 2021 lalu.

“Selama empat hari Tim Jatanras Komodo melaksanakan penyelidikan secara intens dan akhirnya pelaku dapat kita amankan dikediamannya, pelaku merupakan Residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2019,” ujar Yoga.

Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga menyita barang bukti sebuah Handphone (HP) merek Vivo Y12 yang diketahui barang tersebut milik korban HH (17).

“Saat ini pelaku sudah mendekam dibalik jeruji besi dan masih menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Yoga.

“Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku MN (40) mengakui perbuatanya dan hal itu dilakukan karena alasan tak memiliki uang,” katanya.

Adapun kronologis awal kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 23 November 2021 sekitar pukul 14.30 Wita. Bermula pada saat korban HH (17) bersama pacarnya CL (16) sedang jalan–jalan di seputaran objek wisata Pantai Kelumpang Labuan Bajo, kemudian duduk berduaan sambil bersantai di pinggir Pantai tersebut.

BACA JUGA :  Hukum Timpang di Mabar dan Tangisan Tiga Wanita di Istana Keuskupan Ruteng

“Selang beberapa waktu, pelaku yang saat itu sedang mencari ikan di pinggir Pantai mendekati korban, kemudian pelaku langsung meminta secara paksa HP yang ada sama korban, sambil memukul kepala korban menggunakan tangan,” jelas Perwira dengan balok dua dipundaknya itu.

“Karena merasa takut, korban tidak melakukan perlawanan, dan pelaku mengambil HP yang ada di kantong celana korban. Setelah dapatkan HP tersebut, pelaku langsung meninggalkan korban,” tambahnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku MN (40) dikenakan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman Sembilan tahun penjara. (Alfhee 05/FN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed