oleh

Warga Manggarai Mengeluh, Air Tidak Mengalir dan Pegawai Jarang Kontrol

FLORESNEWS.ID,MANGGARAI– Warga Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, NTT mengeluhkan ketersediaan air air Perumda di Wilayah itu. Pengakuan Warga, air jarang jalan sementara petugas hanya datang kontrol sekali sebulan.

Kepada media, seorang Alfonsius Sudarsono mengatakan, pelayanan air minum bersih pegawai Perumda di wilayah itu sangat buruk. Warga Satarloleng, Desa Paka, Kecamatan Satarmese Itu kesal dengan sistem layanan dari pegawai.

Sudarsono mengatakan, kehardiran Perumda di sana tidak mengubah kesulitan mendapat air minum bersih. Betapa tidak dalam sepekan air mengalir hanya dua kali. Itu pun tidak lama, hanya sekitar satu jam.

“Petugas datang kontrol sekali dalam sebulan. Mereka hanya datang untuk foto meteran saja,” kata Sudarsono.

Kondisi ini lanjut dia, membuat kesulitan air. Untuk mendapatkan air bersih warga menggendong jerigen dan menimba air ke hulu.  Kondisinya ini kian menyulitkan, pasalnya jarak antara pemukiman warga dengan sumber air sangat jauh.

“Kami sering menyampaikan keluhan tentang kondisi ini namun tidak ada perubahan. Air tetap saja macet,” lanjut Sudarsono.

Pantauan wartawan, pipa dan keran air dari meteran tampak kering. Kekeringan itu disebut warga lantaran jarang dialiri air. Pada hal saluran air minum tersebut baru diresmikan dua tahun lalu (1/ 12/ 2019).

Warga lainnya, Fidelis Parang mengaku kecewa dan geram dengan pihak Perumda.  Menurutnya warga mengetahui bahwa debit air di sumbernya masih stabil. Namun air tersebut seolah tidak bisa sampai ke pemukiman warga.

“Di beberapa titik sepanjang jalan, air sering bocor dari pipa. Mungkin terlindas ban mobil, mungkin juga meledak akibat debit airnya besar,”.katanya.

Sementara itu, Ketua Unit Perumda Satarmese, Kornelis Gunggu, saat dihubungi wartawan mengakui kesalahanya. Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Marselus Sudirman Terpilih Menjadi Direktur Perumda Tirta Komodo Manggarai

“Bagi pelanggan air minum perumda Satarmese. Bilamana selama beberapa hari ini pelanggan air minum wilayah Satarloleng pada umumnya punya kendala air tidak jalan. Jadi saya mohon yang sebesar-besarnya karena selama ini semua petugas IKK (Instalasi Kota Kecamatan) Satarmese ke hutan untuk mengerjakan pipa yang rusak akibat alam,” tulis Gunggu melalui pesan WhatsApp. (Red)

Kontributor: Hery M

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed